Satya Wacana Saints Salatiga Akui Kekurangan Peran Pemain Senior

Satya Wacana Saints Salatiga Akui Kekurangan Peran Pemain Senior

Berita Basket IBL : Pelatih kepala Satya Wacana Saints Salatiga yaitu Efri Meldi mengakui apabila timnya kekurangan pemain senior yang berperan sebagai leader. Komposisi pemain muda yang dimiliki saat ini jadi kurang bisa bermain optimal di lapangan.

Satya Wacana Saints Salatiga memang gagal menunjukkan performa yang bagus selama musim reguler IBL 2021. Antoni Erga dan kawan-kawan hanya bisa mengantongi 4 kemenangan dari total 16 laga yang dijalani. Seusai musim berakhir, Efri Meldi menjelaskan bahwa semua anak asuhnya sudah berjuang sekuat tenaga. Akan tetapi, mereka kerap melakukan kesalahan di momen-momen krusial.

Hal tersebut terjadi karena kurangnya peran pemain senior. Tidak ada yang memimpin skuat ketika memasuki momen-momen penting khususnya di kuarter empat. Oleh karena itu, Efri berharap dirinya bisa merekrut pemain senior berkualitas pada jeda antar musim nanti.

“Pengalaman pemain senior bisa dishare kepada mereka yang muda. Ambil contoh Wendha Wijaya dan Jamarr Johnson (Louvre Dewa United Surabaya), saat mereka tidak main, tetap ada dampak yang diberikan ke tim. Bila ada kesempatan tentu saya ingin merekrut satu pemain senior. Karena membentuk pemain muda tidaklah mudah, diperlukan ratusan kuarter agar mendapat pengalaman seperti Wendha dan lainnya,” ucap Efri Meldi saat diwawancara oleh media setempat.

Jika berbicara potensi, banyak pemain muda Satya Wacana yang bersinar musim ini. Selain Erga, nama seperti Bryan Elang dan Alexander Franklyn juga menarik perhatian. Semua hanya butuh polesan yang tepat untuk bisa mencapai potensi maksimal.

Artikel Tag: Satya Wacana Saints Salatiga, IBL, Efri Meldi

Fnsab Info